Tips Diet Rendah Karbohidrat Untuk Mengontrol Berat Badan


Sudah Diet Tapi Masih GAGAL?
Konsultasikan Masalah Anda ke :
SMS/WA/Telp :
0813-3340-4676 / PIN 535D7684

Diet rendah karbohidrat merupakan alternative yang lebih baik dari pada diet rendah lemak karena kebanyakan orang Indonesia lebih terbiasa mengkonsumsi makanan berkarbohidrat sebagai sumber energi.

Hampir semua orang menyukai makanan yang mengandung karbohidrat, tapi bagi mereka yang sedang berusaha menurunkan berat badan maka karbohidrat merupakan musuh bagi mereka. Jika Anda pernah melakukan diet rendah kalori, maka Anda tentu sudah mengetahui bahwa menurunkan asupan karbohidrat dapat menurunkan berat badan Anda secara cepat. Memang benar diet rendah kalori dapat menurunkan berat badan, akan tetapi dapat menyebabkan Anda merasa lemas dan berubah-ubah suasana hatinya. Ada cara untuk menikmati karbohidrat tanpa menyebabkan timbunan lemak dan melibatkan manajemen waktu dan sedikit cubitan/jeweran.

diet rendah karbohidrat

Bagi tubuh Anda, karbohidrat adalah sumber energi. Ketika Anda makan makanan berkarbohidrat, apakah itu sepotong roti putih atau semangkuk oatmeal hangat, maka tubuh Anda akan memprosesnya dan memecahnya menjadi unit terkecil, yaitu glukosa.

Glukosa berdedar mengalir di aliran darah; itulah yang disebut gula darah. Gula ini digunakan oleh seluruh triliunan sel dalam tubuh Anda sebagai bahan bakar. Nah…, sekarang kita bisa paham bahwa karbohidrat adalah nutrisi yang berharga bagi tubuh kita.

Masalah yang sering dihadapi oleh orang-orang yang sedang berdiet adalah Masalah makan makanan berkarbohidrat yang salah atau memakannya pada saat yang salah, sehingga tubuh Anda tidak mampu menyimpannya sebagai energi. Sebaliknya, mereka akan menyimpannya sebagai lemak.

Beginilah cara tubuh menangani karbohidrat.

Jika Anda memakan makanan yang kaya akan karbohidrat, maka enzim dalam tubuh akan mengurai karbohidrat menjadi glukosa. Glukosa ini akan melakukan salah satu dari tiga hal dibawah ini:

  1. Dapat digunakan langsung sebagai energi dengan mengalir dari aliran darah ke dalam sel-sel tubuh Anda.
  2. Dapat disimpan untuk nantinya di gunakan sebagai energi bagi otot dan hati Anda. Hal ini disebut glycogen.
  3. Jika 2 hal diatas sudah dilakukan, maka karbohidrat yang tidak terpakai akan menjadi lemak.

Dengan kata lain, jika Anda makan karbohidrat sedangkan tubuh Anda tidak segera menggunakan energi yang dihasilkan sementara itu tubuh Anda sudah memiliki simpanan yang cukup sudah, maka karbohidrat akan akan menumpuk menjadi sel-sel

Untuk tetap dapat menikmati karbohidrat dan tidak menyimpannya sebagai lemak dalam tubuh, Anda perlu melakukan beberapa pembatasan mengenai jumlah asupan karbohidrat ke dalam tubuh Anda. Dengan cara ini maka Anda tetap bisa menikmati lezatnya makanan berkarbohidrat, tubuh mendapat cukup energi yang dibutuhkan, dan Anda jugadapat menurunkan berat badan.

Berikut ini adalah beberapa langkah yang harus diambil agar karbohidrat tidak tersimpan dalam tubuh sebagai lemak:

  1. Makanlah makanan berkarbohidrat di pagi hari; sebaiknya makanan karbohidrat kompleks. karbohidrat kompleks saya maksud adalah makanan seperti: oatmeal, gandum / roti gandum, sayuran bahkan starchier seperti kentang atau ubi jalar. Di pagi hari tubuh Anda mengalami lonjakan alami dalam metabolisme dan pada saat itulah sel-sel tubuh Anda berada pada tingkat sensitifitas tertinggi terhadap insulin. Ini berarti bahwa karbohidrat yang Anda makan akan digunakan lebih efisien dan tidak akan menghuni perut atau pinggul Anda sebagai lemak.
  2. Aturlah kapan waktu yang baik untuk asupan karbohidrat bila Anda melakukan kegiatan olahraga. Mengkonsumsi karbohidrat beberapa jam sebelum latihan/olah raga, maka Anda telah menyediakan energi yang siap untuk digunakan untuk tubuh Anda. Dengan mengonsumsi karbohidrat setelah latihan, maka berarti Anda mengisi kembali energi untuk beberapa waktu kedepan dan menyimpannya dalam organ hati dan otot.
  3. Yang terpenting sesungguhnya adalah tidak perlu menghindari semua makanan berkarbohidrat . Jika asupan karbohidrat dipotong dari diet Anda,maka leptin yang merupakan hormon nomor satu sebagai pembakar lemak tubuh Anda jumlahnya akan merosot. Bahkan, tingkat leptin bisa drop hingga 50% setelah minggu pertama Anda melakukan diet rendah karbohidrat yang ketat.Leptin adalah hormon yang menjadi kunci untuk mengontrol jika Anda ingin menurunkan berat badan. Anda memerlukan karbohidrat untuk menjaga leptin tetap bekerja dengan baik. Jadi jangan menghindari karbohidrat. Anda tetap dapat menikmati karbohidrat tanpa menyimpannya sebagai lemak jika Anda mengatur waktu asupan/makan Anda dan tubuh mengggunakannya untuk menjaga tingkat leptin dalam tubuh tetap tinggi.

Jika Anda melakukan hal-hal ini, maka berarti Anda menjaga tubuh tetap dalam keadaan pembakaran lemak 24/7. Ini karena karbohidrat adalah energi dan karbohidrat menjaga tingkat leptin tetap tinggi. Kadar leptin yang tinggi = tingkat pembakaran yang tinggi pada lemak.

Share MeShare on Facebook2Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0