Diet Sehat Untuk Mengatasi Hipertensi


Sudah Diet Tapi Masih GAGAL?
Konsultasikan Masalah Anda ke :
SMS/WA/Telp :
0813-3340-4676 / PIN 535D7684

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyakit yang disebabkan naiknya tekanan darah pada pembuluh darah dalam periode yang cukup lama. Kenaikan tekanan darah penyebabnya adalah terjadinya penyempitan pembuluh akibat timbunan lemak dan zat-zat lain.

Tekanan darah kita bisa bervariasi naik dan turun sepanjang hari. Hanya saja, bila seseorang mengalami tekanan darah yang terus menerus tinggi sepanjang waktu, maka ia perlu mewaspadai akan adanya penyakit hipertensi. Keadaan seperti ini tidak boleh dibiarkan tidak terkendali, karena dapat menyebabkan komplikasi pada ginjal, jantung, dan otak dan seringkali menyebabkan serangan jantung, gagal ginjal dna stroke.

Seseorang yang pernah sekali dinyatakan mengidap hipertensi, maka biasanya penyakit ini akan berlangsung seumur hidup. Maka seseorang yang mengidap hipertensi harus mengendalikan tekanan darahnya agar berada dalam batas normal.
Cara untuk mengetahui apakah seseorang terkena hipertensi atau tidak, bisa dilakukan dengan kontrol tekanan darah. Biasanya, tekanan darah normal manusia yaitu berkisar di antara 90 – 120 untuk sistolik serta 60 – 80 untuk diastolik. Bila tekanan darah melebihi angka tersebut, maka dapat dipastikan seseorang tersebut terkena hipertensi. Alat untuk mengkontrol tekanan darah adalah shpigmomanometer atau dikenal dengan nama tensimeter. Hipertensi dapat menyebabkan penyakit jantung koroner ( pkj ) serta gagal ginjal. Penyebab hipertensi diantaranya adalah keturunan, usia, pikiran kerap stress, terlampau banyak mengonsumsi garam, jarang berolahraga, dan kegemukan ( obesitas ).

Langkah-langkah Menurunkan Tekanan Darah Tinggi :

National Institutes of Health menyatakan bahwa konsumsi makanan dapat berpengaruh terhadap penurunan maupun peningkatan tekanan darah; dan diet dengan kadar sodium (garam) rendah bisa membantu menurunkan tekanan darah.

Dengan mengurangi jumlah asupan sodium (garam) dan menjalankan diet sehat diharapkan dapat menurunkan level tekanan darah serta mengontrol perkembangan penyakit hipertensi. Kadar sodium (garam) yang direkomendasikan untuk dikonsumsi penderita hipertensi per hari adalah 1500-2400 mg atau 4-6 gram atau 2/3 hingga 1 sendok teh setiap hari dari seluruh makanan yang dikonsumsi.

Dengan mengatur pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi, penderita hipertensi dapat menurunkan tekanan darah yang terlalu tinggi dan mengendalikan serta mempertahankan tekanan darah dalam batas normal.

Jenis Makanan dalam Panduan Diet Hipertensi

 

Gandum dan produk olahan gandum / Biji-bijian

Contoh Makanan :
Roti gandum, bagel, sereal, oatmeal, crackers gandum, popcorn tanpa garam.
Manfaat :
Sumber Energi dan serat.

Buah-buahan

Contoh Makanan :
Pisang, kurma, anggur, jeruk, mangga, melon, persik, nanas, kismis, stroberi, plum, jeruk Bali, jeruk Mandarin.
Manfaat :
Sumber kalium, magnesium dan serat.

Sayur-sayuran

Contoh Makanan :
Tomat, kentang, wortel, kacang kapri, brokoli, bayam, kacang hijau, ubi, labu,  sawi hijau, kol.
Manfaat :
Sumber kalium, magnesium dan serat.

Produk Susu Rendah Lemak atau Tanpa Lemak

Contoh Makanan :
Susu tanpa lemak atau rendah lemak, keju tanpa lemak atau rendah lemak, yoghurt tanpa lemak atau rendah lemak.
Manfaat :
Sumber kalsium dan protein.

Makanan Manis

Contoh Makanan :
Gula, selai, agar-agar, permen, sirup buah
Manfaat :
Dalam jumlah terbatas dan rendah lemak sebagai salah satu sumber kalori yang diperlukan oleh tubuh.

Panduan Diet Untuk Hipertensi

Untitled

Share MeShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0