Diet Bagi Anak Obesitas


Sudah Diet Tapi Masih GAGAL?
Konsultasikan Masalah Anda ke :
SMS/WA/Telp :
0813-3340-4676 / PIN 535D7684

p

Semakin hari, jumlah anak yang mengalami kelebihan berat badan semakin banyak. Penyebab utamanya adalah pola hidup yang kurang sehat. Sekarang ini banyak sekali anak-anak yang menghabiskan waktu di depan TV, computer, maupun video game; serta mengkonsumsi makanan cepat saji.

Namun begitu, sebagian kasus obesitas pada anak dimulai sejak bayi disebabkan oleh pola makan ibu yang berlebihan saat mengandung sehingga bayi lahir dengan berat badan di atas rata-rata.

Anggapan bahwa badan anak yang montok menandakan anak sehat, adalah anggapan yang kurang tepat, karena tidak selamanya montok itu sehat. Bayi yang kegemukan perkembangan dan aktivitasnya dapat terhambat. Misalnya saja, bayi yang berusia kurang dari 7 bulan biasanya sudah bisa duduk, namun pada bayi yang kegemukan sering tidak bisa walaupun sudah melewati usia 7 bulan. Setelah Kegemukan setelah usia lima tahun, akan semakin banyak mengganggu kegiatan anak.

Jangan Menerapkan Diet yang Salah

Bila anak sudah terlanjur mengalami kegemukan, maka sebagai orang tua harus melakukan langkah yang tepat untuk mengatasi keadaan ini. Sangat disarankan untuk tidak menerapkan diet seperti halnya yang dilakukan oleh orang dewasa. Membatasi asupan gizi dan nutrisi dapat megganggu pertumbuhan dan perkembangan anak.

Mengurangi kelebihan berat badan pada anak bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Memang sebagai orang tua harus memberikan perhatian ekstra. Dimulai dari hal-hal yang kecil, misalnya mengurangi ‘kudapan/camilan’ di rumah. Bila ingin memberikan kudapan (makanan ringan) pada anak, sebaiknya camilan yang sehat buatan Anda sendiri.

Lakukan kegiatan/aktifitas fisik bersama dengan anak Anda, seperti misalnya bersepeda bersama, lari pagi, bermain basket, belanja dan masak bersama. Saat melakukan aktivitas-aktivitas tersebut, akan ada banyak hal yang bisa Anda ajarkan pada anak Anda. Ajarkan pola hidup sehat sejak anak masih kecil sehingga saat mereka dewasa, mereka terbiasa melakukannya dan menerapkannya.

Obesitas pada anak dapat menyebabkan diabetes tipe 2 dan masalah pada tekanan darah di usia selanjutnya. Bila hal ini terjadi maka dapat menurunkan rasa percaya diri pada anak dan juga menyebabkan beberapa masalah kesehatan bila tidak ditangani tepat.

Sebelum terlambat, berikut ini adalah beberapa tips diet yang berguna untuk anak-anak obesitas:

 

1. Sarapan sehat

Makanan yang paling penting untuk membuka pagi anak Anda adalah sarapan sehat. Pada anak-anak dengan obesitas dapat mengkonsumsi semangkuk sereal dengan susu skim tanpa lemak. Berikan juga tambahan seperti buah-buahan segar, seperti apel atau pisang yang dapat membuatnya semakin lezat.

2. Jus sehat

Gantilah minuman berkarbonasi yang biasanya anak Anda konsumsi dengan jus buah yang sehat seperti jus jeruk, papaya, semangka, anggur atau apel. Mengkonsumsi segelas jus setiap pagi sangat dianjurkan pad anak-anak dengan obesitas.

3. Sayur-sayuran

Kebanyakan anak tidak menyukai makan sayuran karena rasanya yang hambar. Lakukan variasi pada makanan yang Anda sajikan bagi anak, misalnya dengan membuat sandwich isi sayuran atau salad. Sandwich tuna bisa menjadi menu yang tepat untuk anak Anda.

4. Makanan ringan

Agar ngemil anak Anda lebih bernutrisi dan bergizi, Anda dapat membuatkan dua potong roti gandum yang diisi mentimun, tomat dan bawang Bombay. Dan Anda juga bisa membuatkan minuman manis dengan menggunakan madu atau pemanis rendah gula.

5. Lakukan kegiatan fisik

Diet saja tidak cukup tanpa melakukan kegitan/aktivitas fisik. Anak-anak dengan obesitas harus didorong untuk melakukan olah raga dan bermain secara teratur di luar ruangan. Salah satu olah raga yang bisa membantu mencegah dan mengatasi obesitas pada anak adalah renang.

Itulah informasi mengenai obesitas pada anak dan lima tips diet yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah obesitas pada anak Anda. Harus di ingat bahwa obesitas bukanlah hal sepele yang bisa diabaikan begitu saja. Jadi Anda harus memastikan pengetahuan dan tindakan yang tepat mengenai obesitas pada anak.

Share MeShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0